Membuat aplikasi facebook? penting gak sih? ribet? buat apa ya? Hal ini tentunya berseliweran dimana-mana terutama bagi developer khususnya webdeveloper. Why facebook? karena as we know, jejaring sosial yang terbesar sejagat bumi saat ini adalah facebook, diperkirakan menjelang akhir 2011, jumlah pengguna sudah mencapai 800 juta accounts (account ya, bukan orang hehe, soalnya 1 orang bisa lebih dari 1 account).
Kemudian alasan saya memilih facebook, meskipun kita punya ide luar biasa membuat social networking lain, sepertinya jangan terlalu banyak berharap untuk melawan arus utama
seperti facebook, ya… mainstream lah… tapi untuk accelerate aplikasi kita, kita harus memanfaatkan fenomena ini!!! ya… pinter2 mencari kesempatan deh
dengan mempelajari pembuatan aplikasi facebook, kita bisa menebeng arus gede tersebut dari hal kecil seperti user facebook untuk menginformasikan pengumuman dari aplikasi kita, dan lain sebagainya. Jadi? ya jadi! haha tunggu apa lagi, yang jelas bukan kerugian untuk mempelajarinya, malahan nilai tambah!
Karena saya pernah membuat, saya akan sharing pembuatan seperti judul post ini. Tapi bukan berarti saya mengerti sepenuhnya, karena baru-baru ini sejak tanggal 1 Oktober 2011, facebook telah mengupdate halaman editing aplikasi yang cukup membingungkan. Jadi saya sharing untuk aplikasi yang sampai berjalan dengan mengirimkan post ke pengguna di wallnya sendiri secara otomatis. Langsung saja sebagai contoh, saya mengambil kasus dari :
Aplikasi tersebut memberikan kutipan bijak (Dhamma – Buddhism) harian ke pengguna yang telah mendapatkan permission request dari KMBD Daily Dhamma. Kemudian banyak hal yang bisa dikirim melalui aplikasi facebook
. Misalnya:
- - memberi kutipan harian pada jam yang sama ataupun daily horoscope sejenisnya,
- - memberi informasi pengumuman jika setiap kali ada postingan baru melalui website,
- - kuis di facebook yang mengirimkan ke wall pengguna setiap kali selesai menyelesaikan pertanyaan, dan masih banyak kasus lainnya.
Pada penulisan ini, saya menjelaskan poin pertama tapi juga berhubungan dengan poin kedua. Perbedaannya adalah pada saat event yang mentrigger post ke wall user. Jikalau poin pertama, hal yang otomatis mengirimkan wall adalah Continue reading →